Sabtu, 14 Agustus 2010 11:37 WIB News Share :

Benarkah Kapolri diancam teroris?

Jakarta–Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri tiba-tiba menghilang dan membatalkan pelantikan lima pejabat Polri. Kondisi ini memunculkan sejumlah dugaan. Benarkan Kapolri diancam teroris?

Soal kabar ancaman teroris itu pun dilangsung dibantah Polri. “Tidaklah seram benar kalau diserang. Pak Kapolri itu pergi dalam kaitan lain,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang, Sabtu (14/8).

Menurutnya kepergian Kapolri secara tiba-tiba dikarenakan adanya pekerjaan internal kepolisian yang harus diselesaikan.

“Ya kan Kerjaan Polisi itu banyak,” ujarnya. Salah satu yang kemarin dikerjakan adalah pengamanan puasa.

Namun menurut sumber di kepolisian, kepergian Kapolri secara tiba-tiba dalam acara serah terima jabatan kemarin akibat ancaman teroris.

Menurutnya, ini bukan kali pertama Kapolri mendapat ancaman serupa. Sebelumnya dalam HUT Bhayangkara 1 Juli hal serupa diterima Kapolri.

Kejadian yang hampir sama juga terjadi saat Kapolri hendak salat tarawih di masjid Mabes Polri 12 Agustus lalu. Kapolri yang saat itu sudah tiba di Mabes Polri dengan pengamanan ketat tiba-tiba batal menunaikan salat.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…