Ilustrasi (Istimewa)
Sabtu, 14 Agustus 2010 19:35 WIB Internasional Share :

AS beri Rusia bantuan hadapi gelombang panas

Moskow--Pernah bermusuhan selama Perang Dingin ternyata tidak menghalangi AS untuk memberikan bantuan kepada mantan seterunya, Rusia.

AS mengirimkan tiga pesawat yang berisi bala bantuan ke Rusia, yang sedang dilanda bencana gelombang panas terhebat dalam seribu tahun terakhir.

Tiga pesawat itu tiba di Moskow, Sabtu waktu setempat. Pesawat itu membawa bantuan tank penyemprot air, pompa, baju pelindung api, dan alat kesehatan. Personel AS tidak ikut dalam bantuan.

“Kami akan selalu mengingat langkah ini, tangan ini yang diulurkan kepada kami di masa yang sangat sulit,” kata Kepala Deputi Departemen Internasional Kementerian Darurat Rusia, Valery Shuikov, di bandara, seperti dikutip AFP, Sabtu (14/8).

Dua pesawat tempur AS C-130 berencana mendarat di bandara Vnukovo di awal pagi, diikuti oleh pesawat carteran dari California yang dipesan oleh Gubernur Arnold Schwarzenegger.

Dua penerbangan tambahan C-130 juga diharapkan tiba dalam beberapa hari ke depan. Pesawat carter tambahan juga diharapkan tiba pekan depan.

“Kami mengakui dan menilai positif pendekatan Amerika,” kata menteri luar negeri Rusia.

“Langkah-langkah tersebut sepenuhnya sesuai dengan spirit partner seperti hubungan konstruktif antara negara kami,” imbuhnya.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, total nilai bantuan untuk Rusia kali ini sekitar US$ 4,5 juta.

Bala bantuan ini menyusul janji Presiden AS Barack Obama kepada Presiden Rusia Dmitry Medvedev lewat sambungan telepon bahwa Washington akan mengirim peralatan pemadam untuk membantu Rusia.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…