Sabtu, 14 Agustus 2010 17:14 WIB News Share :

Anggota Komisi III dikabari ajudan jika Kapolri sakit

Jakarta--Kabar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) sakit juga terdengar ke telinga anggota Komisi III DPR Nasir Djamil.

Politisi PKS itu mendapatkan kabar dari ajudan Kapolri jika BHD memang sedang sakit.

“Saya dihubungi ajudan Kapolri. Ajudan mengatakan jika Bapak sakit,” ujar Nasir kepada detikcom, Sabtu (14/8).

Sebelumnya, kabar sakitnya Kapolri dibantah Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang. Menurut Edward, Kapolri tidak sakit melainkan ada tugas internal Polri sehingga pelantikan pejabat Polri ditunda.

Penasihat Kapolri Kastorius Sinaga mengatakan, Kapolri terkena sakit di bagian lambung karena kelelahan kerja dan butuh istirahat selama 1-2 hari. Kapolri akan kembali masuk kerja pada Senin 16 Agustus mendatang.

“Senin ketemu di kantor, janji rapat diskusi seperti biasa. Sementara pelantikan mungkin setelah tanggal 17 Agustus,” kata Kastorius.

Simpang siur kondisi dan keberadaan Kapolri dimulai ketika serah terima sejumlah jabatan yang digelar di Mabes Polri ditunda. Alasannya, Kapolri dan Wakapolri sedang ada kegiatan di luar Mabes Polri.

Kabar menyebutkan, Kapolri dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun Juru Bicara SBY, Julian A Pasha, membantahnya. Padahal Wakadiv Humas Mabes Polri Kombes I Ketut Untung Yoga Ana tetap bersikukuh, Kapolri dipanggil SBY

dtc/nad

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…