Jumat, 13 Agustus 2010 22:09 WIB Sukoharjo Share :

Satpol PP tutup paksa tempat PS

Sukoharjo (Espos)–Sebuah kios play stations (PS) di wilayah Sukoharjo kota ditutup paksa tim Satpol PP Sukoharjo lantaran nekat beroperasi.

Kepala Satpol PP Sukoharjo, FX Rita Adriyatno melalui Kasi Keamanan dan Ketertiban (Trantib) Sukoharjo, Sunarto mengatakan, tindakan penutupan paksa kios PS dilakukan lantaran tempat tersebut tidak mematuhi ketentuan SE Bupati nomor 556/3610/VII/2010 tentang imbauan operasional hiburan umum, restauran dan rumah makan di bulan Ramadan.

Terkait kios PS yang nekat beroperasi menurutnya lantaran pemilik mengaku belum mendapatkan SE Bupati Sukoharjo. “Kami tutup paksa kios PS saat razia, penutupan kami lakukan sebab di awal puasa tempat tersebut nekat buka padahal sesuai SE kan tidak boleh, pemilik langsung kami sarankan untuk mematuhi peraturan yakni diminta tutup pada tujuh hari awal dan akhir Ramadan,” tegasnya kepada Espos, Jumat (13/8) di Sukoharjo.

Dia mengatakan, selain merazia tempat PS, tim Satpol PP juga merazia beberapa lokasi hiburan, salon, pusat kebugaran, panti pijat dan juga beberapa rumah makan di wilayah Bendosari, Grogol dan Sukoharjo. Dia menerangkan, sebagian dari tempat yang disisir telah mematuhi peraturan.

Sunarto menambahkan, selama bulan Ramadan pihaknya bakal menindak tempat hiburan yang tidak mematuhi peraturan. Dia mengaku, razia tidak hanya dilakukan di kawasan Sukoharjo kota, namun juga akan dilakukan di wilayah lainnya.

ufi

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…