Jumat, 13 Agustus 2010 17:30 WIB Karanganyar Share :

Lagi, aksi tanam pohon pisang di jalan rusak

Karanganyar (Espos)--Warga Dukuh Banyak Kelurahan Jantiharjo, Karanganyar Kota melakuka aksi protes jalan rusak dengan menanam pohon pisang, Jumat (13/8), siang.

Aksi serupa sebelumnya juga terjadi di Gebyog, Mojogedang dan Tegalgede, Karanganyar Kota.

Warga merasa kesal karena jalan di wilayah mereka yang berada satu jalur dengan jalan dari Ngrawoh, Tegalgede telah rusak parah selama beberapa tahun terakhir, tak kunjung diperbaiki.

Jika dihitung dari Ngrawoh, jalan yang ditanami dengan pohon pisang mencapai sepanjang dua kilometer (Km).

“Jalan tembus Matesih sampai ke Karanganyar Kota panjangnya sekitar sembilan Km. Awalnya semua dalam keadaan rusak, tetapi kemudian yang Matesih ke Klangon diperbaiki, sedangkan yang Klangon sampai Karanganyar Kota tetap dibiarkan,” ungkap salah seorang warga Dukuh Banyak Desa Jantiharjo, Sular, ditemui wartawan bersama sejumlah warga lain di lingkungan setempat, Jumat (13/8) siang.

Warga lain, Bambang, 48, menyatakan warga selama ini merasa tidak diperhatikan Pemkab dengan baik. Terbukti dari kondisi jalan di wilayah merka yang rusak berat dan tidak pernah ditingkatkan kualitasnya dan hanya sesekali dilakukan penambalan.

Padahal jalur yang sama antara Klangon di Desa Gantiwarno sampai Matesih ke arah Astana Giribangun di Desa Girilayu, telah dilapis ulang dengan aspal hotmix.

try

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…