Jumat, 13 Agustus 2010 23:21 WIB Boyolali Share :

Jaringan air bersih mulai dipasang di tempat relokasi WKO

Boyolali (Espos)–Sekitar 21 KK, calon penghuni relokasi dari kawasan sabuk hijau (green belt) di Waduk Kedung Ombo (WKO) mulai menemukan harapan baru untuk bisa menempati kawasan blok E, Dukuh Loarjo, Desa Genengsari, Kecamatan Kemusu, Boyolali. Pasalnya, tempat itu mulai dipasang jaringan air bersih oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Salah satu calon penghuni relokasi, Sentot Joko Purnomo menjelaskan, pemasangan bak air bersih sudah mulai dilakukan. Bak air yang mampu menampung lebih dari 2.000 liter air tersebut dipasang di enam titik. Saluran atau pipa air yang menghubungkan sumber air dari WKO ke rumah-rumah warga juga siap dipasang. “Tentunya warga sangat lega, karena kebutuhan air bersih di blok E yang bakal kami huni itu akan terpenuhi setelah jaringannya mulai dipasang,” papar Sentot kepada Espos, Kamis (12/8).

Seperti diketahui sebelumnya, belasan rumah di blok E, Dukuh Loarjo, Desa Genengsari, Kecamatan Kemusu, Boyolali yang sudah didirikan warga sejak sebulan terakhir belum ditempati karena belum adanya kelengkapan sarana umum, seperti jaringan listrik, fasilitas MCK, dan sarana air bersih. “Kini, kalau nanti sarana dan prasana sudah selesai dipasang, kami siap menempati rumah yang telah kami dirikan,” imbuh Sentot.

Sementara itu, untuk pemasangan jaringan listrik juga sudah mulai dilakukan. Beberapa rumah milik warga setempat telah dipasangi meteran, dan berbagai perlengkapan listrik lainnya. Warga Kemusu yang pindah dari kawasan sabuk hijau ke blok E itu juga telah mendirikan MCK. Dengan saluran kebutuhan air bersih yang disalurkan dari WKO itu, bisa mereka pergunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Paket sarana MCK didapat dari bantuan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Boyolali. Paket sarana MCK itu antara lain berupa satu buah klosed, empat sak semen, satu peralon, dan satu pintu kamar mandi. Kepala Desa Genengsari, Sumarji menambahkan, sarana saluran air bersih yang terpasang di blok E tersebut kemungkinan juga akan dipergunakan untuk beberapa warga yang dekat dengan wilayah tersebut.

hkt

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…