Jumat, 13 Agustus 2010 23:46 WIB Sukoharjo Share :

Galian C, DPU akhirnya terjun ke lokasi

Sukoharjo (Espos)–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bersama tim gabungan Sukoharjo akhirnya terjun ke lokasi galian C di Dukuh Mojosari, Desa/Kecamatan Polokarto yang dikeluhkan warga setempat lantaran menimbulkan polusi.

Kepala UPTD Pertambangan dan Energi DPU Sukoharjo, Sugiyanto mengatakan, meskipun galian C di Mojosari telah mengantongi ijin, namun lantaran banyak dikeluhkan warga setempat pihaknya langsung menindaklanjuti keluhan tersebut bersama dengan tim gabungan seperti bagian hukum, DPPKAD dan Badan Lingkungan Hidup.

“Karena ada keberatan dari warga, kami akhirnya tindak lanjut ke lokasi. Dari hasil laporan pemerintah desa (Pemdes) memang galian C tersebut banyak dikeluhkan,” ujarnya kepada Espos, Jumat (13/8) di Sukoharjo.

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun secara lisan Pemdes telah melaporkan keberatan warga, namun pihaknya tidak dapat berbuat banyak lantaran harus menunggu laporan resmi secara tertulis. Hingga kini, menurutnya, galian C di lokasi tersebut masih dibiarkan beroperasi.

“Kami tidak bisa melangkah jika dari Pemdes belum ada laporan tertulis, apalagi kewenangan perijinan maupun penutupan lokasi galian C ada pada Pemerintah Provinsi Jateng, sebab Sukoharjo belum memiliki Perda yang mengatur hal itu,” ujarnya.

Terkait kemungkinan lokasi galian C tersebut ditutup, Sugiyanto mengaku hal tersebut bisa saja terjadi. Namun, semua kewenangan ada pada Provinsi. “Kalau keberadaan pertambangan tersebut benar-benar mengganggu maka bisa saja dari provinsi akan mencabut ijin, bahkan menutup lokasinya,” ujarnya.

Bagian Tata Usaha UPTD Pertambangan, Bambang Irawan menambahkan, ijin galian C di Mojosari Polokarto hanya berlaku selama satu tahun. “Saat ini galian C di Polokarto sudah dapat rekomendasi perijinan dari Provinsi, tapi hanya satu tahun,” ujarnya.

ufi

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…