Jumat, 13 Agustus 2010 21:14 WIB News Share :

DPR bangun gedung baru, KPK siap awasi

Jakarta–DPR akan mulai melaksanakan pembangunan Gedung baru mereka Oktober 2010 mendatang.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap untuk mengawasi pembangunan gedung yang diprediksi akan menghabiskan biaya Rp 1,16 triliun itu.

“Jika KPK diminta mengawasi dalam pengertian monitoring kelembagaan, tentu kita siap,” tegas juru bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi, Jumat (13/8).

Johan menjelaskan, pengawasan itu bukan berarti KPK meneliti setiap barang yang akan dibeli dalam pembangunan gedung itu. “Bukan seperti itu,” lanjutnya.

Untuk soal audit anggaran, menurut Johan, itu merupakan wewenang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Itu tugasnya BPK atau auditor negara, bukan KPK,” tegas Johan.

Pembangunan gedung berlantai 36 ini diperkirakan akan menyedot APBN sebesar Rp 1,16 triliun. Bila fasilitasi isi gedung serta teknologi informasi dimasukkan ke dalam anggaran, jumlahnya bisa membengkak mencapai Rp 8 triliun.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…