Jumat, 13 Agustus 2010 13:51 WIB Karanganyar Share :

Cari burung, warga Kalijirak dapat ular piton

Karanganyar (Espos)–Bermaksud mencari burung, Kasto, 25, dan Bambang, 35, warga Desa Kalijirak Kecamatan Tasikmadu, malah menemukan dan menangkap ular piton sepanjang empat meter di sekitar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

Informasi yang dihimpun Espos menyebutkan, ular piton empat meter dengan berat 23 kilogram itu ditangkap Kasto dan Bambang serta satu orang lainnya warga Wonogiri, pada Minggu (8/8) lalu. Saat ini hewan tersebut dikandangkan di rumah Kasto di RT 05/RW I Dukuh/Desa Kalijirak, Tasikmadu.

“Menangkapnya di sekitar Waduk Gajah Mungkur, tetapi bukan di dalam kompleks waduk. Saat itu kami berdua sedang mencari burung kacer dan tanpa sengaja melihat ada sebuah lubang besar. Setelah ditengok, ternyata ada ular di dalamnya,” ungkap Kasto ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (13/8).

Kasto mengemukakan, meski sempat dilanda ketakutan karena belum pernah menangkap ular, dirinya dan Bambang akhirnya memberanikan diri. Dengan dibantu seorang warga lain di Wonogiri, ular piton itu berhasil ditangkap tanpa kesulitan karena tidak ada perlawanan dan kemudian di bawa pulang.

Terkait nasib ular tersebut, Kasto dan Paidi menyatakan masih berniat memeliharanya. Namun jika ada yang berniat memiliki dan membelinya, mereka juga tak keberatan.
“Asalkan harganya sesuai. Kemarin sebenarnya sudah ada yang menawar Rp 700.000, tapi tidak kami serahkan,” pungkas Kasto.

try

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…