Kamis, 12 Agustus 2010 14:35 WIB News Share :

Polisi amankan pasangan remaja mesum di Warnet

Purwokerto–Sebanyak dua pasangan mesum diamankan polisi dalam razia di sejumlah warung internet (Warnet) di sekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (12/8).

Razia yang dipimpin Kepala Unit II Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Banyumas Inspektur Polisi Satu Malvino itu dimulai dari Warnet Richie Net. Di tempat itu, polisi mengamankan sepasang remaja yang sedang berciuman sambil menonton film porno yang mereka putar di komputer dalam bilik warnet.

Saat diminta keterangan polisi, pasangan remaja itu, sebut saja Kumbang, 16, dan Bunga, 16, tidak menampakkan rasa bersalah.  Bahkan, Kumbang membantah mereka telah berbuat mesum di bulan Ramadhan. “Saya hanya ciuman dan tidak makan,” katanya.

Kendati demikian, polisi tetap mengamankan dua remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas itu. Selain itu, polisi juga menyita dua CPU yang berisi film-film porno yang biasa ditonton oleh penyewa Internet.

Razia kemudian dilanjutkan di Sovia Net. Di tempat ini polisi hanya menyita sebuah CPU yang berisi film porno. Akan tetapi di Warnet ketiga, yakni Leon Net, polisi mengamankan sepasang remaja yang sedang berbuat mesum di salah satu bilik yang berada di lantai dua.

Pasangan remaja ini, sebut saja Lebah, 19 dan Mawar, 22, tertangkap basah sedang berhubungan badan di dalam bilik yang tertutup rapat. Mereka pun terburu-buru mengenakan pakaian saat polisi membuka pintu bilik tersebut.

Terkait razia ini, Iptu Malvino mengatakan, operasi terhadap sejumlah Warnet tersebut ditujukan untuk mengantisipasi peredaran video porno. Selain itu, kata dia, razia ini juga dalam rangka menciptakan ketenteraman di bulan Ramadhan.

“Kami banyak mendapat informasi dari masyarakat mengenai hal itu dan ternyata benar. Kami menemukan CPU yang berisi video porno dan pasangan yang berbuat mesum di dalam bilik warnet,” katanya.

Menurut dia, dua pasangan mesum tersebut akan dibawa ke markas Polres Banyumas untuk didata dan diberi pembinaan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…