Kamis, 12 Agustus 2010 11:37 WIB News Share :

Pendukung Baasyir di Lumajang diawasi

Lumajang--Badan Kesatuan dan Kebangsaan Politik Lumajang, melalui komisi intelejen daerah (Kominda) melakukan pengawasan kepada pendukung Ba’asyir menyusul ditangkapnya Amir Jamaah Anshorut Tauhid itu oleh Densus 88.

Pengawasan dilakukan pada pendukung Abu Bakar Baasyir di Lumajang karena dikhawatirkan ada potensi reaksi yang bisa muncul seperti halnya di daerah lain. Sebab, Baasyir sudah tiga kali datang ke Lumajang menjadi imam sholat Idul Adha dan Idul Fitri dan meberikan Khotbah pada ribuan pendukungnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan intelejen polri dan TNI dalam pengawasan pendukung Baasyir di Lumajang,” kata Kepala Bakesbangpol, Drs. Rochani pada wartawan di lobi Pemkab Lumajang, Kamis (12/8).

Menurut Rochani, 3 hari melakukan pengawasan pada pendukung Baasyir di Lumajang belum ada gejolak dan reaksi untuk menetang penolakan penahanan sang kyai oleh densus 88 terkait aksi teroris di Aceh.

“Sampai saat ini, belum ada laporan reaksi dari intel di lapangan mengenai apa yang dilakukan pendukung Baasyir di Lumajang.” jelasnya.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP Tejo Wijanarko saat dikonfirmasi terkait banyaknya pendukung Baasyir di Lumajang, dia menyerahkan sepenuhnya pada Densus 88. Meskipun demikian dia, siap melakukan pengawasan bila ada perintah dari Kapolri. “Soal Baasyir itu pekerjaan Tim Burung Hantu untuk menindak pelaku teror,” kata mantan Kapolresta Batu ini.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Rusunawa Kota Madiun Siap Ditempati 70 KK pada November 2017

Pembangunan Rusunawa di Kelurahan Nambangan Lor bakal rampung November mendatang. Solopos.com, MADIUN — Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) lima lantai di Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, dijadwalkan rampung November 2017. Setelah selesai, tempat tersebut akan dihuni 70 keluarga…