Kamis, 12 Agustus 2010 15:04 WIB News Share :

PDIP tidak perlu memecat kader yang ikut Nasdem

Semarang–Mantan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Semarang, Sriyono, menyatakan partai tersebut tidak perlu melakukan pemecatan terhadap kader yang ikut bergabung dalam organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat.

Menurut Sriyono, di Semarang, Kamis (12/8), seharusnya partai bangga jika kadernya masuk organisasi masyarakat (ormas) seperti Nasdem karena bisa diambil sisi positifnya yakni pendekatan untuk Pemilu 2014.

“Harusnya jika ada kader yang masuk ormas jangan dicurigai, akan tetapi diambil sisi positifnya,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang itu.

Ia menegaskan bahwa ada perbedaan antara ormas dan partai politik. Selain itu, selama ini kader PDIP juga banyak yang masuk ormas seperti Pemuda Pancasila dan KNPI.

“Dulu saya masuk dalam Gerakan Pemuda Marhaenisme yang saat itu diketuai Rahmawati. Setelah itu Rahmawati masuk Parpol, saya tetap menjadi kader PDIP,” ujarnya.

Ia menyatakan juga pernah masuk Persatuan Nasional Indonesia Supeni, namun kemudian yang bersangkutan membentuk Partai Nasional Supeni dan dirinya tetap sebagai kader PDIP. Oleh karena itu, lanjut Sriyono, partai diharapkan tidak khawatir bagi kadernya yang masuk ormas dan tidak perlu ada pemecatan.

“Kalau kader masuk Ormas dipecat dari partainya, partai bisa habis,” tegasnya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…