Kamis, 12 Agustus 2010 10:23 WIB News Share :

Mabes Polri cek WNI yang ditangkap di Malaysia

Jakarta--Mabes Polri belum mengetahui soal penangkapan WNI oleh Kepolisian Malaysia. Mabes Polri berencana akan mengecek kebenaran berita tersebut.

“Kita cek Mas, kata Densus yang kita cari itu Musthopa kita belum tahu apakah sama atau tidak,” ujar Kabidpenum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto, Kamis (12/8).

WNI berusia 34 tahun itu memiliki nama Mustawan Ahbab. Ia diduga terkait jaringan teroris Abu Bakar Ba’asyir.

Marwoto menjelaskan, untuk mengetahui kebenaran WNI tersebut pihaknya akan berkoordinasi secepatnya dengan kepolisian Malaysia. “Biasanya mereka mengirim gambar ke LO (Liaison Officer) kita di sana,” jelasnya.

Seperti diberitakan kantor berita Malaysia Bernama dan dilansir The Star, Kamis (12/8) Mustawan yang ditangkap di Bukit Indah, Ampang, Selangor, pada Rabu (11/8) diduga terkait langsung dengan jaringan Aceh.

Mustawan juga berprofesi sebagai marketing executive di suatu perusahaan.

Sedangkan 2 warga negara Malaysia lain yang ikut ditangkap adalah Sheikh Abdullah Sheikh Junaid, 70, yang menjadi managing director di perusahaan yang sama yang tak disebutkan namanya itu. Sementara Samsul Hamidi, 34, disebutkan sebagai kontraktor.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…