Kamis, 12 Agustus 2010 10:48 WIB News Share :

Kursi kosong Calhaj dikembalikan ke pemerintah pusat

Semarang–Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah Masyhudi mengatakan kursi kosong calon haji (Calhaj) asal provinsi ini yang batal berangkat pada ibadah tahun 2010 tidak akan secara otomatis digantikan calon dari daftar tunggu wilayah ini.

“Jika ada calon haji yang batal berangkat, kursi kosongnya akan dikembalikan ke pemerintah pusat. Dari sana baru dibagi kuota untuk masing-masing daerah,” kata Masyhudi di Semarang, Kamis (12/8).

Menurut dia, dalam proses pelunasan biaya ibadah haji tahun ini, ada kemungkinan calon haji yang tidak sesuai waktu dalam menyelesaikan kewajibannya, sehingga batal berangkat. Dengan demikian, lanjut dia, ada kursi kosong yang dapat dimanfaatkan calon haji lain untuk berangkat.

“Namun, belum tentu semua kursi kosong dari Jawa Tengah, diberikan semua kuotanya untuk calon haji dari provinsi ini. Semua akan dikembalikan ke pusat dahulu,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, ada kemungkinan Jawa Tengah memperoleh kuota kursi calon jemaah pengganti yang akan diberangkatkan ini sama atau lebih sedikit dibanding calon yang batal berangkat.

Ia menuturkan, proses pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih berlangsung hingga akhir Agustus 2010. Ia belum dapat mengungkapkan jumlah calon haji yang sudah melunasi biaya ibadah hingga saat ini.

“Saya belum tahun persis jumlah pasti calon yang sudah melunasi biaya haji, karena proses masih akan berlangsung hingga akhir Agustus,” ujarnya.

Adapun besaran biaya haji yang harus dilunasi oleh para calon haji, lanjut dia, untuk Jawa Tengah sebesar Rp 29,9 juta, sesuai dengan keputusan penurunan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.  Sementara jumlah kuota haji Jawa Tengah pada ibadah tahun 2010 ini mencapai 29.350 orang.

ant/rif

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…