Kamis, 12 Agustus 2010 09:42 WIB News Share :

Ditangkap polisi Malaysia, Mustawan pegang permanent resident

Jakarta–WNI terduga terkait jaringan Aceh, Mustawan Ahbab ditangkap polisi Malaysia berdasarkan UU Internal Security Act (ISA). WNI yang diduga terkait kelompok Abu Bakar Ba’asyir ini sudah lama tinggal di negeri jiran itu.

“Dia pemegang permanent resident, yaitu izin bagi orang asing yang mau menjadi WN Malaysia,” kata Direktur Pelindungan WNI Deplu Teguh Wardoyo, Kamis (12/8).

Namun Teguh tidak mengetahui berapa lama Mustawan, yang ditangkap di Ampang, Malaysia, ini sudah tinggal di sana.

“Dia bekerja sebagai marketing executive di Syarikat Bajunaid Sdn Bhd,” imbuhnya.

Seperti diberitakan kantor berita Malaysia Bernama dan dilansir The Star, Kamis (12/8) Mustawan yang ditangkap di Bukit Indah, Ampang, Selangor, pada Rabu (11/8) diduga terkait langsung dengan jaringan Aceh.

Selain Mustawan, polisi juga menangkap 2 warga negara Malaysia lainnya yakni Sheikh Abdullah Sheikh Junaid, 70, yang menjadi managing director di perusahaan yang sama yang tak disebutkan namanya itu. Sementara Samsul Hamidi, 34, disebutkan sebagai kontraktor.

Sumber intelijen regional mengatakan polisi sudah memantau aktivitas ketiganya sebelum penangkapan Ba’asyir tanggal 9 Agustus 2010.

dtc/rif

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…