Kamis, 12 Agustus 2010 13:34 WIB News Share :

Dewan Pers-Kapolri bahas kebebasan media

Jakarta–Pengurus Dewan Pers menyambangi Mabes Polri. Mereka bertemu dengan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri membahas kebebasan pers dan masalah penanganan konflik media.

“Di periode ini sekalian silaturahim mengingatkan kembali ada masalah yang belum selesai, semacam ada kesepakatan kalau ada masalah pers bagaimana polisi menangani, melibatkan Dewan Pers,” kata Wakil Ketua Dewan Pers Bambang Harymurti usai bertemu Kapolri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (12/8).

Bambang mengatakan, kerjasama Dewan Pers dengan Polri harus dijalin di atas kesepakatan bersama. Keduanya mesti mendapat tempat untuk saling menghormati dan menghargai posisi masing-masing.

“Supaya polisi bisa menjalankan tugasnya tapi tidak mengganggu kemerdekaan pers,” ujar dia.

Bambang mencontohkan, seperti kerjasama MA dengan Polri selama ini. MA telah membuat surat edaran yang menyatakan setiap kasus pers, hakim meminta saksi ahli dari Dewan Pers.

“Nah, tadi opsinya apakah mengikuti model MA atau Kapolri sendiri yang bikin perintah atau MOU, itu masih dibicarakan dalam tim kecil. Ada pertemuan nanti hari Senin,” papar Bambang.

Selain digunakan sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tadi juga mendengarkan keluhan masing-masing lembaga. Keluhan itu selanjutnya akan dikumpulkan dan dievaluasi masing-masing.

“Sekarang Dewan Pers, Komisi Penyiaran diskusi bagaimana kemerdekaan pers terjaga, tapi tidak menggangu. Mungkin pihak Kepolisian bisa dilibatkan. Beberapa ide misal bagaimana yang meliput di Mabes Polri bisa akses sebanyak mungkin tapi pejabat Polri tidak terganggu,” kata dia.

Untuk menjembataninya, kedua lembaga telah membentuk tim kecil yang bertugas mengumpulkan ide dan gagasan. Ke depan, tim kecil tersebut akan menyepakati kesimpulan-kesimpulan bagi kedua lembaga.

“Tim dari Kapolri sudah ditunjuk akan ketemu dengan tim dari Dewan Pers,” kata CEO Tempo ini.

dtc/nad

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…