Kamis, 12 Agustus 2010 15:42 WIB Wonogiri Share :

Antisipasi ledakan, polisi sisir agen dan pangkalan elpiji

Wonogiri (Espos)–Untuk mengantisipasi maraknya tabung gas meledak, anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Wonogiri bersama petugas Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Kamis (12/8) siang menyisir agen, pangkalan dan toko penjual elpiji 3 kg di wilayah Wonogiri dan Selogiri.

Pantauan Espos, sedikitnya lima lokasi didatangi oleh tim gabungan tersebut, yakni pangkalan elpiji H Damiri di Selogiri, Toko Wenny dan Toko Bimo Tigo di Wonokarto, Toko Waluyo di Salak, Giripurwo dan Toko Diana Baru di Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri.

Dalam operasi tersebut, tim tidak menemukan adanya tabung elpiji 3 kg yang tidak layak. Beberapa tabung memang terlihat kusam, catnya mengelupas dan berkarat, namun tidak ditemukan ada yang bocor atau rusak.

Demikian pula, tim sempat menemukan tabung yang bersegel warna putih, padahal mestinya setelah rayonisasi tabung wilayah Wonogiri bersegel warna merah. Namun, keterangan pihak agen, pangkalan atau toko, tabung itu adalah sisa dari pasokan sebelum rayonisasi yang belum terjual.

Koordinator tim, Ipda Kusnanto, mewakili Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Sugiyo, saat ditemui wartawan di sela-sela pemeriksaan mengungkapkan operasi tersebut merupakan kali kedua yang digelar pihaknya bersama Disperindagkop dan UMKM.

“Dua pekan sebelumnya, kami juga sudah menyisir sejumlah kecamatan. Tapi hasilnya juga nihil. Kami tidak menemukan ada tabung gas yang bisa dikategorikan tidak layak,” kata Kusnanto.

Kasi UPPK Disperindagkop dan UMKM, Bambang PH membenarkan tidak ada temuan yang signifikan dalam dua kali penyisiran ke agen, pangkalan dan toko penjual elpjij 3 kg. “Dua pekan lalu kami sudah menyisir daerah pinggiran juga tidak menemukan. Kali ini kami fokus pada area perkotaan,” kata Bambang.

shs

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…