Kamis, 12 Agustus 2010 16:04 WIB Hukum Share :

Anggota Batalyon kabur dari sel Denpom

Palu–Anggota Batalyon Infantri 711/Raksatama Kota Palu, Sulawesi TengahSerda Agus Adiyani, melarikan diri dari sel tahanan Detasemen Polisi Militer (Den Pom) di Jalan Sultan Hasanuddin, Palu, Selasa (10/8). Kabar kaburnya Serda Agus ini baru diketahui wartawan Kamis siang (12/8)setelah mendapat informasi dari lingkungan TNI.

Belum diketahui pasti kronologis kejadian kaburnya Serda Agus dari tahanan. Namun menurut informasi yang diperoleh, dia melarikan diri saat mencuci pakaian tidak jauh dari lokasi sel dan tanpa pengawalan ketat aparat. Melihat kelengahan aparat dan ada kesempatan itu, maka Serda Agus akhirnya berhasil kabur.

Namun, Komandan Korem 132 Tadulako Kolonel Kavaleri Thamrin Marzuki yang dikonfirmasi wartawan di Palu, Kamis (12/8), membantah kabar itu.  Kolonel Thamrin Marzuki mengemukakan  masa penahanan Serda Agus per tanggal 10 Agustus 2010 telah berakhir sehingga bukan melarikan diri.

“Tidak ada yang kabur dari sel karena yang bersangkutan memang telah habis masa penahanannya,” kata Kolonel Thamrin Marzuki.

Ternyata hingga kini, pihak Korem dan Den Pom Palu masih terus menyelidiki dan mencari keberadaan Serda Agus yang kabur dari sel tahanan, dengan memeriksa sejumlah saksi.

Serda Agus sendiri merupakan tahanan Den Pom dalam kasus tidak hadir tanpa izin atau THTI, sehingga dia menjalani hukuman sebagaimana vonis dari pimpinannya.

ant/rif

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…