Rabu, 11 Agustus 2010 20:14 WIB Klaten Share :

Wakil Ketua DPC Hanura gegerkan rapat pleno

Klaten (Espos)–Wakil Ketua DPC Partai Hanura Klaten, Hasan Kurniawan menggegerkan suasana rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan peserta Pilkada Klaten, Rabu (11/8), di Aula Sekretariat KPU setempat.

Rapat pleno tersebut diwarnai kericuhan. Sesaat sebelum rapat pleno dimulai, Hasan berteriak meminta pengurus Partai Hanura yang berada dalam ruangan segera keluar.

“Hanura keluar! Sarjono tidak bertanggung jawab,” teriak lelaki sekaligus menjabat sebagai Komandan Satgas DPC Partai Hanura Klaten itu.

Sembari berteriak dan mengulang kata-kata senada, Hasan yang terlihat sangat emosi menunjukkan tangannya ke dalam ruangan rapat pleno yang terhalang kaca.

Kejadian itu menggegerkan suasana rapat pleno. Pasangan peserta Pilkada yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hanura, Sarjono-Agus Murtana tak menanggapi teriakan itu.

Tapi raut muka keduanya terlihat berubah pucat untuk sesaat. Situasi ketegangan kembali cair setelah sejumlah aparat keamanan turun tangan dan menggiring Hasan Kurniawan keluar kantor KPU.

Kepada wartawan, Hasan mengatakan instruksi yang dikeluarkan untuk hadir memberi dukungan terhadap Sarjono-Agus Murtana tidak atas sepengetahuan Ketua DPC Partai Hanura.

“Pak Poniman selaku penasihat Hanura yang ada di dalam kami minta keluar. Sebab yang memerintahkan (datang—red) hanya Sekjen dan Ketua tidak tahu apa-apa,” paparnya.

Menurut dia, Sarjono dinilai tidak bertanggung jawab dan mengkhianati partai lantaran di depan (maju—red) sendiri tanpa berkomitmen dengan pengurus lainnya.

“Sarjono tidak bertanggung jawab, tolong dicatat! Dia perlu dipecat dari partai kita (Hanura—red),” tandasnya.

rei

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…