Rabu, 11 Agustus 2010 13:58 WIB News Share :

PPATK belum tahu soal aliran dana ke teroris

Jakarta--Pusat Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku belum mengetahui soal rekening milik pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba’asyir.

Sebelumnya Polri menyebut dari rekening itu Ba’asyir melakukan transfer uang untuk aktivitas teroris.

“Kita belum tahu,” kata Kepala PPATK Yunus Husein saat dihubungi detikcom, Rabu (11/8).

Sebelumnya Mabes Polri mengaku memiliki bukti kuat soal keterlibatan Abu Bakar Ba’asyir dalam pendanaan latihan militer di Nanggroe Aceh Darussalam. Hal itu bisa dibuktikan dari hasil penelusuran aliran rekening.

“Sudah ada dong (ketemu bukti alirannya). Pasti ada,” kata Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel.

Menurut Ito, semua bukti aliran rekening saat ini telah dikantongi penyidik. Sayangnya, Ito tidak menjelaskan berapa jumlah dana yang digelontorkan Ba’asyir.

“Ada di tangan penyidik. Kan kemarin Pak Edward (Edward Aritonang-Kadiv Humas Polri) menjelaskan bahwa ini bukti-bukti yang kita miliki adalah betul-betul bukti yang bersifat materiil,” kata Ito.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…