Rabu, 11 Agustus 2010 10:48 WIB Internasional Share :

Polisi Korea gerebek Kantor Google

Jakarta— Polisi Korea Selatan menggerebek kantor pusat Google di Seoul. Tindakan ini diambil karena Google dianggap mengumpulkan dan menyimpan data rahasia pengguna Internet.
Seperti dikutip BBC News, Google dicurigai memiliki data pengguna internet tertentu dari jaringan wi-fi.

Google baru-baru ini mengakui bahwa sistem Street View telah mengumpulkan data melalui jaringan wi-fi yang tidak terenkripsi dan menyebut ini sebagai sebuah kesalahan.

Google saat ini sedang dalam penyelidikan di sejumlah negara, untuk melihat apakah data atau informasi yang mereka miliki telah melanggar undang-undang perlindungan privasi.

“Kami telah melakukan penyelidkan di Google Korea atas kecurigaan pengumpulan dan penyimpanan data tidak sah dari pengguna internet yang berasal dari jaringan wi-fi,” kata Korean National Policy Agency (KNPA), Rabu (11/8).

Media Korea melaporkan sekitar 19 agen KNPA menyerbu kantor Google untuk melakukan penyelidikan. Mereka telah menyita hard drive dan dokumen-dokumen terkait.

Pihak berwenang berencana untuk memanggil pejabat Google setelah menganalisa bukti yang telah mereka kumpulkan. Seorang juru bicara Google mengatakan bahwa penyerbuan ini merupakan bagian dari kecurigaan KNPA.

Di sisi lain, juru bicara Google mengatakan, “Kami akan bekerja sama dengan pihak penyelidik dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh polisi.”

Tindakan Korea ini merupakan kejadian terbaru menyangkut kecurigaan yang terus menyoroti Google. Otoritas Komisi Informasi Inggris juga telah meminta Google untuk berhenti mengumpulkan data lewat wi-fi dan melarang pengumpulan data pribadi secara besar-besaran.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…