Rabu, 11 Agustus 2010 08:24 WIB News Share :

JAT sudah lama disusupi polisi

Jakarta–Abdul Rohim, salah seorang putra Abu Bakar Baasyir, mengakui bahwa Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) sudah lama disusupi polisi.

“Isu bahwa ada penyusupan dan menjebak JAT sudah lama kita dengar,” ujar Abdul Rohim, putera kandung Abu Bakar Baasyir, Rabu (11/8).

“Saya kira bisa saja, bagaimana buktinya saya nggak tahu, penyusupkan masuknya diam-diam,” imbuh Abdul Rohim.

Menurut Abdul Rohim, JAT sudah terbiasa dengan aktivitas penyusupan. Jika terlalu ketat memeriksa aktivitas penyusupan, maka hanya akan membuat saling mencurigai antar sesama anggota JAT.

“Kita juga tidak mau isu penyusupan itu membuat saling curiga-mencurigai di antara kita,” tuturnya.

“Sudah jadi rahasaia umum jika mereka menyusupkan anggotanya ke ormas-ormas Islam dan memang standar kerja mereka begitu,” tandas Abdul Rohim yang juga mejabat Ketua Bidang Dakwah JAT.

Sebelumnya, Polri membantah telah menyusupkan Desertir Polri, Sofyan Tsauri untuk merekayasa penangkapan Abu Bakar Baasyir.

Hal itu disampaikan Kabid Penum Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Mabes Polri, Jakarta (10/8). Saat ditanya benarkan tuduhan yang mengatakan Polri menyusupkan Sofyan Tsauri ke Jama’ah Anshorut Tauhid untuk menyudukan Abu Bakar Baasyir, ia menampiknya.

“Tidak juga, Sofyan itu kan sudah dipecat dari polisi, yang jelas Sofyan sudah dipecat dari polisi karena disersi,” ujar Kabid Penum.

Kombes Pol Marwoto mengatakan Sofyan Tsauri sebelumnya adalah anggota polisi dari Depok dan kemudian disersi (dipecat).

“Cuma sebagai struktur dia sebagai apa kita belum tahu, dia dipecah mungkin sebelum di Aceh,” ujarnya.

Kabid Penum mengatakan Sofyan Tsauri mempunyai keahlian dalam berceramah.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…