11BrasilG
Rabu, 11 Agustus 2010 13:37 WIB Sport Share :

Brazil kembali bergoyang Samba dengan ceria

New Jersey--Kemenangan atas Amerika Serikat jelas bikin Brazil senang.

Kebahagiaan kian lengkap karena mereka menang setelah kembali bermain dengan hati riang. Inilah kemenangan sepakbola ceria ala Tim Samba rasa baru.

Brazil baru berganti pelatih setelah sebelumnya ditangani Dunga. Di bawah Dunga, Brasil sendiri dinilai tak oke dan loyo karena tak lagi mengedepankan permainan indah yang selama ini menjadi ciri khas mereka.

Pada akhirnya, Dunga dan Brazil resmi berpisah setelah Kaka cs hanya bisa mencapai babak perempatfinal Piala Dunia 2010 lalu. Saat itu Brazil dikandaskan oleh Belanda. Maka era baru pun dimulai dengan kedatangan Mano Menezes yang menggantikan Dunga.

Racikan Menezes itu lantas langsung diuji dengan menghadapi AS dalam sebuah laga friendly, Rabu (11/8). Hasinya, satu gol dari pemain debutan Neymar dan gol lain dari Alexandre Pato sukses membuat Brasil menundukkan AS dengan skor 2-0.

Kemenangan itu dicapai lewat permainan lewat operan-operan dan pergerakan-pergerakan yang kembali mencirikan gaya permainan Brazil. Hal inilah yang kemudian membuat kemenangan jadi terasa semakin memuaskan.

“Kami menikmati permainan tadi. Saya sangat senang bisa kembali. Menyenangkan sekali bisa tampil dengan para pemain yang punya skill bagus, tapi kami juga tahu kalau kami punya tanggung jawab untuk terus bekerja keras,” kata Pato seperti dikutip Reuters.

“Tim ini merasa sangat percaya diri. Pelatih minta kami untuk bermain seperti halnya di klub dan kami memainkan sepakbola ceria,” sambung Neymar.

Baik Pato maupun Neymar tak masuk skuad Dunga di Piala Dunia 2010. Pato harus absen karena cedera sementara Neymar secara kontroversial tak dimasukkan ke dalam tim.

Saat menghadapi AS, Neymar bermain di belakang Pato bersama dua rekannya di Santos, Robinho dan Paulo Henrique Ganso. Kombinasi serangan itulah yang bikin AS lantas harus bertekuk lutut.

dtc/nad

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…