Rabu, 11 Agustus 2010 09:58 WIB News Share :

Ba'asyir diisolasi, keluarga tak mau melawan

Jakarta–Pihak keluarga tidak bisa berbuat apa-apa dan tak mau melawan dengan tindakan polisi mengisolasi Abu Bakar Baasyir di rumah tahanan Bareskrim Polri, Jakarta.

“Bagaimana bisa kita lawan susah karena ini bukan masalah hukum, tapi kepentingan dan konspirasi,” ujar Abdul Rohim, salah seorang putra Abu Bakar Baasyir, Rabu (11/8).

Keluarga Baasyir tidak percaya dengan semua yang dilakukan polisi terhadapnya. Mereka yakin  semua tuduhan terorisme kepada Baasyir tidak akan terbukti.

“Kami tidak percaya, dari dulu juga beliau seperti itu dituduh ujung-ujungnya tidak terbukti,” kata Abdul Rohim.

Sebelumnya, Abdul Rohim mengatakan, pihak keluarga dilarang mengunjungi Baasyir di rutan. Pasalnya, pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid diisolasi selama semingu.

Abdul Rohim mengaku saat ini di hari pertama bulan Ramadan, keluarga sangat ingin mengunjungi Baasyir. Pihak keluarga hanya bisa berkomunikasi dengan pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM) yang bergantian menunggui kliennya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…