Rabu, 11 Agustus 2010 13:56 WIB News Share :

Alif minta Arafat ganti pekerjaan Imam di BAP

Jakarta--Dalam kesaksiannya, Gayus Tambunan mengatakan, terdakwa Alif Kuncoro meminta Kompol Arafat agar mengganti status pekerjaan adiknya, Imam Cahyo Maliki. Tujuannya, agar Imam tidak dijadikan tersangka.

“Imam meminta kepada Arafat supaya jenis pekerjaan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) diganti,” kata Gayus saat bersaksi di sidang Alif Kuncoro, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Rabu (11/8).

Dikatakan Gayus, pertemuan itu dilakukan di King Palace kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Pusat, sekitar bulan puasa tahun 2009.

“Apa saja yang dibicarakan?” tanya ketua majelis hakim Mien Trisnawati.

Gayus menjelaskan, Arafat menyampaikan Imam berpotensi sebagai tersangka. Karena dalam BAP, pekerjaan Imam sebagai konsultan pajak.

“Kami mengobrol banyak, tetapi biasa. Arafat pernah menyampaikan kalau Pak Imam berpotensi menjadi tersangka. Arafat dan Alif menyepakati mengubah pekerjaan Pak Imam karena di dalam BAP-nya, Pak Imam sebagai konsultan pajak. Pak Alif meminta status pekerjaannya diubah sebagai auditor,” papar tersangka kasus mafia pajak ini.

Namun, Gayus mengaku tidak tahu alasan perubahan status pekerjaan Imam. “Soal perubahan saya tidak tahu,” kata Gayus yang mengenakan batik warna coklat.

Setelah itu, Gayus dan Arafat diajak Alif menyeberang ke auto mall showroom Harley.

Alif Kuncoro didakwa melakukan penyuapan terhadap Kompol Arafat dengan sebuah motor Harley Davidson tipe Ultra Classic seharga Rp 410 juta.

Hal ini dilakukan agar adik Alif, Imam Cahyo Maliki, tidak dijadikan tersangka dan tidak ditahan oleh pihak penyidik Mabes Polri terkait kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan.

Alif Kuncoro dijerat pasal 5 ayat (1) UU Tipikor, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…