Selasa, 10 Agustus 2010 14:05 WIB News Share :

Salah memutar, Merpati tak bisa kembali

Jayapura–Pesawat Merpati Boeing 737-300 PK-MDC yang mendarat di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (10/8), diduga salah posisi memutar di ujung landasan sehingga tidak bisa kembali ke apron.

Pesawat yang membawa penumpang dari Jakarta-Makassar itu diturunkan di ujung landasan. “Pesawat mendarat mulus saja. Tetapi saya lihat, kok, tidak berhenti di tempat putaran. Malah terus jalan ke ujung landasan sehingga tidak bisa memutar,” ujar Yohanis Sampe, warga Manokwari yang sedang mengantar anaknya berangkat ke Jayapura, Selasa.

Lebih lanjut, ia menghitung jarak roda ban pesawat depan berada pada jarak 6 meter dari ujung landasan. Sedangkan moncong pesawat berada di atas landasan.

Jika pesawat tidak berhenti beberapa saat, badan pesawat bisa tergelincir ke parit ujung landasan. “Kami kecewa keamanan penerbangan Merpati terlalu rendah. Apa pilot mengantuk atau asyik ngobrol sehingga bisa kelewatan tempat memutar,” ujarnya.

Ia mengatakan, pesawat itu tiba di Rendani sekitar pukul 06.30. Karena pesawat berhenti di ujung landasan pacu, para petugas terpaksa membawa tangga turun penumpang ke ujung landasan juga.

Kini badan pesawat seberat berton-ton sedang didorong petugas dibantu puluhan masyarakat ke arah apron tanpa alat.

kCM/rif

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…