Selasa, 10 Agustus 2010 16:17 WIB Solo Share :

Razia digencarkan, cegah peredaran bahan pangan berbahaya

Solo (Espos)–Tim gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Poltabes setempat, Selasa (10/8), kembali melakukan razia bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional.

Kepala Kantor Dinas Pertanian (Distan) Solo, Weny Ekayanti, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, razia gabungan akan terus dilancarkan sepanjang bulan Ramadan.

Tujuannya untuk mencegah peredaran bahan pangan berbahaya seperti daging ayam mati kemarin (Tiren), daging glonggongan atau daging campuran.

Pada razia Selasa hari ini, petugas menyita sedikitnya lima kilogram daging ayam busuk.

Selanjutnya daging tak layak konsumsi itu dimusnahkan petugas di Kantor Distan Solo, siang harinya. Berdasar keterangan yang dihimpun Espos, lima kilogram daging ayam busuk itu disita petugas dari seorang pedagang di Pasar Legi.

Tim gabungan terdiri unsur Distan, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kantor Ketahanan Pangan, serta Poltabes Solo.

kur

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…