Selasa, 10 Agustus 2010 20:56 WIB News Share :

Polri miliki video keterlibatan Ba'asyir

Jakarta--Polri memiliki bukti kuat soal keterkaitan Abu Bakar Ba’asyir dalam aksi pelatihan militer di Aceh. Salah satunya yakni video rekaman berisi gambar Ba’asyir sedang menerima laporan hasil pelatihan Aceh.

“Beliau (Ba’asyir) mengetahui rangkaian-rangkaian ini disertai laporan-laporan visual yang divideokan. Diperlihatkan dihadapan beliau. Sebagai laporan pertanggungjawaban,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (10/8).

Menurut Edward, sebagai Amir (pemimpin) teroris Aceh, Ba’asyir selalu mendapat laporan perkembangan pelatihan baik via komunikasi langsung hingga mendapat rekaman video.

Selain rekaman video, polisi juga menggunakan kesaksian para pelaku teroris yang telah ditangkap.

“Itu (video) dilakukan di beberapa tempat, itu sudah direkonstruksi,” jelas Edward.

Dari keterangan saksi dan pelaku teroris Aceh, Ba’asyir memang memiliki peranan kuat berlangsungnya aksi pelatihan militer Aceh.

“Dia secara aktif merencanakan kegiatan teroris termasuk di dalamnya proses pelatihannya.
Beliau juga secara aktif dalam penggalangan dana terutama memberikan petunjuk dan arahan kepada pimpinan JAT,” tegasnya.

Mabes Polri telah resmi menetapkan Ba’asyir sebagai tersangka sejak ditangkap, Senin (9/8). Ba’asyir dijerat pasal 14 jo pasal 7, 9, 11 dan atau pasal 11 dan atau pasal 15 jo pasal 7, 9, 11 dan atau pasal 13 huruf a, huruf b, huruf c UU no 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…