Selasa, 10 Agustus 2010 20:29 WIB News Share :

Menag
Awal Ramadan diputuskan 11 Agustus 2010

Jakarta--Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1431 H jatuh pada 11 Agustus 2010. Keputusan ini diambil setelah tim rukyat melihat hilal di empat lokasi.

Keputusan ini diambil melalui Sidang Itsbat Awal Ramadan 1431 H di Kementerian Agama Jl Lapangan Banteng, Selasa (10/8).

“Perkenankan saya menyatakan, menetapkan bahwa tanggal 1 Ramadan 1431 H, jatuh pada Rabu 11 Agustus,” ujar Menag Suryadharma Ali saat sidang Itsbat.

Keputusan diambil tepat pukul 19.37 WIB. Menag lalu langsung mengetukkan palu disambut tepuk tangan hadirin.

Sebelum keputusan ditetapkan secara resmi, Menag membuka dialog dengan para peserta sidang. Sejumlah peserta, seperti dari Muhammadiyah, NU, dan Jamaah Al Wasliyah menyampaikan komentarnya. Namun, tak ada satu pun dari mereka yang menolak hasil pengamatan hilal itu.

Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Depag, Rohadi Abdul Fatah, yang menyampaikan hasil pemantauan dari berbagai tempat. Menurut Rohadi, hilal terlihat di empat lokasi, yaitu Probolinggo, Gresik, Cilincing Jakarta Utara, dan Bengkulu.

Dikemukakan Rohadi, para saksi yang melihat hilal tersebut sudah disumpah oleh pengadilan setempat.

Sebelumnya, Rohadi juga menyampaikan hasil-hisal hisab yang dilakukan oleh ormas-ormas Islam. Hasil hisab memperlihatkan hasil Ijtima akhir Sya’ban 1431 H, jatuh pada 10 Agustus 2010 atau 29 Sya’ban 1431 H pukul 10.09 WIB.

“Ijtima jatuh Selasa pukul 10.09. Maka Ramadan jatuh Rabu 11 agustus 2010,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Direktur Urusan Agama Islam Depag ini.

Sidang Itsbat dipimpin langsung Menag dan dihadiri Ketua MUI Ma’ruf Amin dan para pejabat Kemenag. Hadir pula para pengurus ormas Islam dan duta besar negara-negara sahabat, dan anggota BHR (Badan Hisab Rukyat).

dtc/nad

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…