Selasa, 10 Agustus 2010 18:18 WIB Karanganyar Share :

Jalur utama Jatiyoso – Matesih putus 6 bulan

Karanganyar (Espos) — Jalur utama Jatiyoso–Matesih putus selama enam bulan terakhir menyusul ambrolnya Jembatan Pacet di Desa Karangsari, Jatiyoso, Februari lalu. Belum ada tanda-tanda jembatan itu segera diperbaiki meski telah dilaporkan ke istansi terkait Pemkab Karanganyar.

Salah seorang warga Dukuh Pacet Desa Karangsari, Tarto Wiyono, 50, menyebutkan Jembatan Pacet ambrol akibat terjangan air bah sungai di bawahnya. Dia mengatakan setelah musibah tersebut seluruh aktivitas transportasi dan perekonomian dari dan ke Matesih serta Jatiyoso menjadi sangat terhambat.

“Kami berharap Jembatan Pacet bisa secepatnya diperbaiki. Apalagi putusnya sudah setengah tahun ini dan sampai sekarang tak juga ditangani,” ujarnya ditemui wartawan di lokasi jembatan, Selasa (10/8).

Tarto menuturkan, jalan utama Jatiyoso- Matesih merupakan jalur yang sangat vital guna menunjang kegiatan perhubungan dan pergerakan roda perekonomian masyarakat. Tak hanya menghubungkan dua wilayah yang saling berbatasan, jalan serupa selama ini menghubungkan Jatipuro dan Tawangmangu.

Dia menjelaskan, setelah putusnya Jembatan Pacet, warga hanya membuat jembatan darurat berupa sesek agar bisa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor.  Sedangkan truk dan kendaraan angkutan lain beroda empat atau lebih harus memutar melalui jalan-jalan perkampungan yang kondisinya juga rusak. “Kalau dihitung pengguna jalan harus memutar sampai sejauh 3-5 kilometer (Km),” kata dia.

Ditemui secara terpisah, Camat Jatiyoso, Sutrisno, membenarkan perihal terhambatnya aktivitas dan pergerakan ekonomi warga akibat putusnya Jembatan Pacet di Desa Karangsari. Namun demikian dia menyatakan, terkait perbaikan hal itu menjadi ranah dan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

try

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…