Selasa, 10 Agustus 2010 11:08 WIB News Share :

Hari ini, warga satu desa di Pasuruan mulai Puasa

Pasuruan–Sebagian besar warga di Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/8) sudah melakukan ibadah puasa. Hal itu dilakukan setelah sebelumnya, mereka menggelar salat tarawih pada Senin (9/8) malam.

Menurut salah satu tokoh agama desa setempat, Ustad Muzayyin Zahri, jatuhnya bulan Ramadan pada hari ini, adalah karena didasarkan pada perhitungan kalender hisab yang mereka miliki. Ia menambahkan, keyakinan ini sudah diikuti oleh warga dari nenek moyang hingga turun temurun sampai tiga generasi sekarang.

“Kalau ada warga yang tidak yakin dan tidak mau mengikutinya ya tidak masalah. Karena tidak ada paksaan dalam masalah agama. Kita bebaskan, kalau mau mengikutinya monggo. Tidak mau ikut pendapat kita ya silakan,” imbuh Ustad Muzayyin Zahri.

Ditambahkan dia, menurut kalender yang mereka miliki, awal Ramadan maupun bulan-bulan Hijriyah, termasuk penentuan hari raya nantinya sudah dapat diketahui hingga 30 tahun yang akan datang. Keyakinan ini, menurut mereka bukanlah asal atau pun tanpa dasar.

Pasalnya, mereka juga berpegang pada kitab-kitab karangan ulama terkenal salah satunya yang mereka ikuti adalah Najiyatul Miqot dan Wasiyatut Tullab.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…