10china-milkdlm
Selasa, 10 Agustus 2010 17:24 WIB Internasional Share :

China selidiki susu formula pemicu membesarnya payudara bayi

Beijing–Lagi-lagi tentang produk susu buatan China. Susu formula buatan Synutra dilaporkan telah memicu pertumbuhan payudara bayi lebih dini. Kementerian Kesehatan China pun telah memerintahkan otoritas keamanan pangan di Provinsi Hubei untuk menyelidiki klaim tersebut.

Otoritas setempat telah mulai melakukan serangkaian pengujian terhadap susu bubuk yang diproduksi oleh Synutra, sebuah perusahaan yang berbasis di Kota Qingdao.

Ini dilakukan setelah para orangtua dan dokter mengungkapkan keprihatinan bahwa hormon-hormon dalam susu bubuk tersebut telah menyebabkan pertumbuhan payudara lebih dini pada bayi-bayi perempuan.

“Kementerian Kesehatan telah memberikan perhatian besar pada isu ini,” kata juru bicara kementerian Deng Haihua pada konferensi pers di Beijing seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/8).

Sebelumnya otoritas keamanan pangan setempat menolak permintaan orangtua untuk menyelidiki susu formula buatan Synutra tersebut. Alasannya, mereka tidak melakukan pengujian atas perintah konsumen.

Sebelumnya media China Daily, Senin (9/8) kemarin memberitakan, hasil tes medis mengindikasikan level hormon pada tiga bayi perempuan, berumur mulai empat bulan hingga 15 bulan yang mengkonsumsi susu formula buatan Synutra, melebihi level hormon pada rata-rata wanita dewasa. Kasus serupa, menurut Xinhua hari ini, juga dilaporkan di Beijing.

Kementerian Kesehatan China menyatakan, pakar-pakar medis juga membantu investigasi medis terpisah terhadap penyebab kondisi bayi-bayi tersebut.

Dalam statementnya, Synutra bersikeras bahwa produk-produknya aman. Synutra juga menegaskan, hormon-hormon buatan manusia atau bahan-bahan ilegal tidak ditambahkan selama proses produksi.

Produk-produk susu China pernah ditarik dari peredaran di seluruh dunia pada tahun 2008 setelah ditemukan adanya kandungan melamin yang biasa digunakan untuk memproduksi plastik.

Melamin yang ditemukan pada produk-produk 22 perusahaan susu China itu telah menewaskan setidaknya enam anak dan membuat sakit 300 ribu anak lainnya di China.

dtc/nad

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Industri Kreatif dan Daya Saing Bangsa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (28/6/2017). Esai ini karya Indra Tranggono, seorang pengamat budaya yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah indra.tranggono23@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Industri kreatif bangsa Indonesia terus bergerak menjadi kekuatan budaya yang mampu…