Senin, 9 Agustus 2010 21:38 WIB Klaten Share :

Tiga kandidat akan bertarung di Pilkada Klaten

Klaten (Espos)--Tiga kandidat pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) akan bertarung dalam Pilkada Klaten yang akan dihelat 20 September mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Senin (9/8), menetapkan pasangan Sunarna SE MHum-Sri Hartini, Agus Winarno-Dra Sri Kertati dan Drs Sarjono-Agus Murtana memenuhi syarat sebagai peserta Pilkada 2010.

Anggota KPU Klaten, Siti Farida, kemarin, mengatakan, setelah melalui proses verifikasi dalam dua tahapan dan rapat pleno KPU, berkas administrasi seluruh pasangan kandidat yang didaftarkan ke KPU oleh sejumlah Parpol pengusung dinyatakan memenuhi syarat.

Hal itu, lanjutnya, dituangkan dalam keputusan KPU No 47/2010 tertanggal 9 Agustus 2010 dan sudah diumumkan kepada publik melalui berbagai media.

“Salinan keputusan ini kami sampaikan ke Parpol pengusung dan pasangan calon bersangkutan. Selain itu, ditempelkan di berbagai lokasi supaya bisa diketahui masyarakat,” ungkapnya saat dijumpai di Sekretariat KPU. Proses verifikasi dan pengecekan berkas, ungkapnya, berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Dia menuturkan, selanjutnya akan diadakan pengambilan nomor urut pasangan calon pada Rabu (11/8), di Sekretariat KPU.

Untuk diketahui, pasangan Sunarna-Sri Hartini diusung koalisi tiga Parpol, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sedangkan Agus Winarno-Sri Kertati diusung Partai Golkar dengan dukungan Partai Gerindra, PKB dan Koalisi Klaten Bergerak. Sementara Sarjono-Agus Murtana diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

rei

lowongan kerja
lowongan kerja PT SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…