Senin, 9 Agustus 2010 14:45 WIB Solo Share :

Sidak, tim gabungan tak lakukan penyitaan

Solo (Espos)--Tim gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) dan Polresta Solo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah toko, pusat grosir dan distributor makanan dan minuman di Kota Solo menjelang bulan Ramadan tahun ini, Senin (9/8).

Pada Sidak itu, tim yang terdiri atas Dinas Kesehatan Kota (DKK), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kantor Ketahanan Pangan (KKP), Dinas Pertanian (Dispertan) dan Polresta Solo tidak melakukan penyitaan.

Kabid Upaya Kesehatan DKK Solo, Setyowati mengemukakan Sidak tim gabungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi maraknya peredaran makanan dan minuman kadaluarsa menjelang datangnya bulan Puasa hingga Lebaran mendatang.

“Sidak dilakukan salah satunya untuk memastikan makanan dan minuman yang beredar di masyarakat bukan barang yang kadaluarsa dan masih layak untuk dikonsumsi. Sebab menjelang bulan Puasa seperti sekarang ini biasanya ada peningkatan permintaan dari masyarakat, khususnya untuk produk makanan dan minuman,” ujar Setyowati ketika ditemui wartawan di sela-sela Sidak, Senin.

Menurut Setyowati, pihaknya hanya melakukan pembinaan terhadap pemilik toko, pusat grosir dan distributor.

Selain kemasan produk, Setyowati mengatakan pihaknya juga memberikan imbauan terkait penyimpanan produk makanan dan minuman yang dijual.

Setidaknya, ada enam lokasi yang menjadi sasaran dalam Sidak yang dilaksanakan kemarin. Dalam Sidak itu, tim gabungan menemukan sejumlah makanan dan minuman yang telah kadaluarsa dan tidak mencantumkan keterangan tanggal kadaluarsa atau expired date (ED) dalam kemasannya.

sry

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…