Senin, 9 Agustus 2010 15:07 WIB News Share :

Polri
Teroris buat lab bom di Bandung

Jakarta--Polisi mengklaim kelompok teroris saat ini makin canggih. Di sebuah laboratorium bom di daerah Cibiru, Bandung, kelompok ini telah melibatkan ahli teknik kimia untuk meracik bahan-bahan kimia menjadi bom berkekuatan dahsyat.

“Guna mendukung kegiatannya, kelompok ini telah membuat laboratorium bom di daerah Cibiru, Bandung,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang.

Hal itu disampakan Edward dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/8).

Edward mengatakan, ahli bom yang direkrut oleh kelompok teroris adalah seorang sarjana teknik kimia lulusan perguruan tinggi favorit. Pria tersebut bernama Kurnia Widodo yang telah ditangkap di Subang, 7 Agustus lalu.

“Dialah yang menjadi teknisi dalam laboratorium, yang mencampur bahan-bahan kimia,” katanya.

Edward mengatakan, hasil racikan Kurnia telah diuji coba di pegunungan di daerah Sumedang, Jawa Barat. “Dari pemantauan kita, hasilnya dahsyat,” katanya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…