Senin, 9 Agustus 2010 00:20 WIB Boyolali Share :

Perangi kemiskinan, Seno-Agus akan buat gebrakan

Boyolali (Espos)--Pasangan Bupati-Wakil Bupati Boyolali, Seno Samodro dan Agus Purmanto berkomitmen memerangi kemiskinan di Kota Susu selama masa jabatannya lima tahun ke depan.

Janji itu, diutarakannya di hadapan sekitar 5.000 warga dan pendukung pasangan Bupati-Wakil Bupati Boyolali yang baru dilantik Selasa (3/8) lalu dalam acara Tasyakuran Bupati Seno Samodro dan Wakil Bupati Agus Purmanto, Minggu (8/8), di Gedung Serba Guna Sasono Mulyo Wiguno Boyolali.

“Target saya yaitu memerangi kemiskinan,” ujar Seno dengan lantang.

Pihaknya mengaku telah menyiapkan langkah dalam upaya menekan angka kemiskinan di Boyolali. Program itu bakal dia beberkan seusai Lebaran, sekitar bulan depan.

“Lihat saja nanti setelah lebaran. Seno-Agus akan membuat gebrakan dan melakukan langkah strategis,” urai dia.

Ketika ditemui Espos seusai acara, Seno menargetkan penurunan angka kemiskinan di Boyolali yakni sebesar 2% per tahun. Itu artinya, selama kepemimpinan Seno-Agus, angka kemiskinan di Kota Susu ditargetkan turun 10% selama lima tahun ke depan.

Ketika disinggung mengenai kisaran prosentase target yang dipatok, Seno bergegas menjawab kalau tak ingin menentukan target muluk-muluk namun yang terpenting adalah hasil riilnya nanti.

“Yang penting kan hasilnya,” tegasnya.

hkt

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…