Senin, 9 Agustus 2010 18:30 WIB Sragen Share :

Jalan alternatif mendesak di Pendem

Sragen (Espos)–Keberadaan jalan alternatif di Desa Pendem Kecamatan Sumberlawang dinilai sudah mendesak bagi masyarakat.

Jalur itu untuk mengalihkan kepadatan arus lalu lintas Jl Solo-Purwodadi yang melintasi kawasan pendidikan Desa Pendem.

Kepala Desa Pendem, Sumberlawang, Saidi Rosit mengatakan kebutuhan
jalan laternatif sudah mendesak bagi masyarakat.

Sebab, selama ini, lalu lintas kendaraan dan warga terpusat di Jl Solo-Purwodadi. Padahal di lokasi setempat terdapat SD Negeri 2 Pendem dan SMA Negeri 1  Sumberlawang.

Jalan alternatif yang direncanakan sepanjang 1 kilometer (Km) itu bakal
mengepras sekitar 3 kilometer persegi (Km2) sawah milih warga setempat.

“Lalu lintas padat, banyak anak sekolah, juga pedagang yang mau ke
Pasar Barong, atau warga yang akan ke Balaidesa. Semuanya lewat satu
jalan, Jl Solo-Purwodadi, tidak ada jalan lain. Ini mengkahwatirkan
kami karena sangat rentan menyebabkan kecelakaan,” papar Saidi, saat
ditemui Espos, di kantor desa setempat, Senin (9/8).

tsa

lowongan kerja
lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…