Senin, 9 Agustus 2010 20:23 WIB Klaten Share :

Dua rumah ludes dilalap api, kerugian ratusan juta

Klaten (Espos) — Dua rumah warga di Dusun Platar, Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, yakni milik Ruslan, 27 dan orangtuanya, Ribut, 53, Senin (9/8) dini hari, ludes dilahap si jago merah.

Diduga api berasal dari drum berisi minyak tanah di depan rumah Ruslan yang terbakar dan meledak.

Akibat kejadian itu, kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 100 juta lebih.

Ruslan yang berupaya menyelematkan isteri dan anaknya menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Korban dilarikan ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro dan dirawat intensif.

Ayah korban, Ribut menuturkan, dirinya terbangun dari tidur saat mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 02.30 WIB. Ribut yang didera kepanikan dan mengira ada gempa lari keluar rumah sambil mengajak isteri dan cucunya.

“Wong sebelumnya saya ikut ronda keliling kampung dan baru pulang setelah tengah malam. Baru saja tidur, tahu-tahu ada suara keras,” jelasnya di lokasi.

Menurutnya, suara keras itu berasal dari rumah Ruslan yang berdampingan dengan rumahnya. Ledakan itu juga mengagetkan warga setempat yang langsung berhamburan keluar rumah masing-masing.

Sementara, kobaran api semakin membesar lantaran sejumlah drum yang letaknya berdempetan ikut terbakar. Ribut berniat menolong anaknya yang terancam bahaya tapi api semakin membesar dan membakar jendela rumah tetangga.

rei

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…