Senin, 9 Agustus 2010 15:08 WIB Wonogiri Share :

Banyak pekerjaan, Begug tak cuti kampanye

Wonogiri (Espos)–Calon wakil bupati (Cawabup) yang masih menjabat Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi memastikan dirinya tidak akan cuti kampanye Pilkada yang dijadwalkan  27 Agustus-12 September mendatang. Alasannya karena terlalu banyak pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Begug kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri, Joko Purnomo dan Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada, Prihmardoyo, yang menemuinya secara terpisah di kantornya, Senin (9/8) pagi.

Keduanya sengaja menemui Begug untuk menanyakan kepastian cuti kampanye Cawabup dari Koalisi Merah Putih itu. Begug sendiri belum bisa ditemui maupun dihubungi untuk mengonfirmasi hal tersebut.

Ditemui sesaat setelah keluar dari ruang kerja bupati, Ketua KPU, Joko Purnomo mengungkapkan saat dirinya menanyakan kepada Begug perihal cuti kampanye, dirinya mendapat jawaban bahwa Begug tidak akan kampanye sehingga tidak perlu mengajukan cuti.

“Pak Begug mengatakan tidak akan kampanye karena pekerjaannya sebagai bupati cukup banyak sehingga tidak ada waktu untuk kampanye. Katanya, biar yang kampanye Cabupnya saja,” jelas Joko.

Joko menjelaskan, sesuai aturan, pejabat yang mencalonkan diri kembali memang diharuskan mengambil cuti jika akan kampanye, dalam arti kampanye yang menghadirkan dirinya secara pribadi. Sedangkan jika berkomitmen tidak kampanye, ia diperbolehkan tidak ambil cuti.

Lebih jauh, Joko mengingatkan jika memang sudah berkomitmen untuk tidak berkampanye, maka Begug diminta benar-benar memenuhi komitmennya. Termasuk saat ndalang di berbagai acara, Begug diharapkan tidak menyelipkan kata-kata bernada kampanye.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Wonogiri yang juga Ketua Tim Sukses Pasangan H Sumaryoto-H Begug Poernomosidi, Joko Sutopo alias Jekek, saat dimintai tanggapannya terkait rencana Begug tidak cuti kampanye, mengaku belum bisa menjawab. “Saya belum dapat informasi itu, coba saya konfimasikan dulu,” ujarnya.

shs

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…