Minggu, 8 Agustus 2010 14:14 WIB Pendidikan Share :

UNS siap buka Prodi S2 pendidikan olahraga adaptif

Solo (Espos)

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo siap membuka program studi (Prodi) S2 baru yang merupakan gabungan potensi pendidikan luar biasa dengan olahraga. Prodi tersebut sesuai rencana bakal dibuka pada tahun ajaran (TA) 2010/2011 mendatang.

Pembantu Rektor I UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS mengatakan alasan utama bakal dibukanya Prodi baru S2 tentang minat utama pendidikan olahraga adaptif adalah untuk memenuhi kualifikasi tenaga kependidikan inklusi sesuai diisyaratkan pemerintah. Di mana tenaga kependidikan inklusi di Indonesia selama ini masih sangat minim yang berkualifikasi S2.

“S2 minat utama pendidikan adaptif ini untuk mengakomodasi tenaga kependidikan luar biasa. Sehingga memiliki landasan dalam mengajar,” ujarnya ditemui <I>Espos<I> akhir pekan lalu.

Menurut Ravik, pendidikan adaptif yang menggabungkan antara potensi pendidikan luar biasa dan olahraga belum ada di perguruan tinggi manapun di Indonesia. Sehingga Prodi S2 minat utama pendidikan olahraga adaptif bakal yang ada satu-satunya di Indonesia. Sekaligus hal ini bisa mengikis guru-guru pendidikan luar biasa yang belum memiliki landasan dalam olahraga bagi anak dengan berkebutuhan khusus.

“S2 minat utama pendidikan olahraga adaptif ini kan memang untuk pendidikan olahraga bagi penyandang cacat. Karena olahraga untuk anak kebutuhan khusus perlu penanganan yang berbeda-beda,” tuturnya.

Untuk Prodi S2 minat utama pendidikan olahraga adaptif ini, Ravik menambahkan akan membidik guru-guru di pendidikan luar biasa (PLB) yang ada di seluruh Indonesia. Dirinya optimistis peminat pendaftar S2 minat utama pendidikan olahraga adaptif bakal tinggi. “Ini kan di Indonesia satu-satunya Prodi S2 pendidikan olahraga adaptif. Jadi tentu peminatnya banyak,” katanya.

Saat ini, Ravik mengatakan jumlah Prodi S2 di UNS tercatat ada sebanyak 29 Prodi. Sedangkan untuk S3 baru ada sebanyak tujuh Prodi. Dengan ditambahnya Prodi S2 diharapkan mampu meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Indonesia.<B>isw<B>

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…