Minggu, 8 Agustus 2010 23:50 WIB Ekonomi Share :

Tiket mudik H-3 ludes

Solo (Espos)–Tiket kereta api mudik Jakarta-Solo khusus untuk kereta reguler H-3 lebaran atau Rabu (7/9), ludes terjual. Pelayanan penjualan  secara on line di Stasiun Balapan pun sudah habis, Minggu (8/8).

Bahkan, di Stasiun Solo Balapan, untuk kereta eksekutif Argo Lawu Jakarta-Solo hanya mendapat jatah menjual 16 tiket, kereta Argo Dwipangga hanya 17 tiket dan kereta bisnis Senja Utama hanya menjual 3 tiket saja. “Tiket yang lain, sudah diborong langsung oleh pemudik di Jakarta,” tutur Wakil Kepala Stasiun Solo Balapan, Suyatno, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Minggu.

Ia menyampaikan, puncak arus mudik lebaran biasa terjadi pada H-3 lebaran tersebut. Sehingga, saat penjualan tiket itu dibuka pada Sabtu (7/8), atau 30 hari sebelum operasional, masyarakat langsung memburu tiket. “Tiket yang sudah habis terjual itu baru kereta reguler. Belum dengan kereta tambahan, atau gerbong tambahan sebagai upaya memaksimalkan rangkaian,” tambahnya.

Ia mengatakan, untuk kereta tambahan selama peningkatan arus mudik dan balik lebaran, sampai saat ini belum dipastikan. Biasanya, ada tambahan kereta dan gerbong untuk memaksimalkan rangkaian kereta reguler. Pihaknya masih menunggu kepastian dari manajemen Daop VI Yogyakarta. “Sehingga, meskipun tiket reguler itu sudah habis, kemungkinan besar masyarakat masih bisa mendapatkan tiket untuk mudik H-3 setelah ada kepastian penambahan kereta dan gerbong tambahan.”

Seperti diketahui, kereta api reguler untuk kereta eksekutif maupun bisnis, biasanya hanya menarik delapan gerbong penumpang. Di mana, satu gerbong kereta eksekutif memiliki kapasitas 50 kursi, dan satu gerbong kereta bisnis berkapasitas 64 kursi. “Ada kemungkinan nanti dimaksimalkan menjadi 10 gerbong penumpang. Karena biasanya juga ada upaya itu,” tambah Suyatno.

Sementara itu, untuk penjualan tiket mudik di luar H-3, belum terlihat adanya peningkatan. “Karena memang mayoritas pemudik pulang dari Jakarta pada H-3,” ujarnya.

Pada puncak arus mudik, lanjut Suyatno, tiket kereta api di jual pada tarif batas atas. Untuk kereta eksekutif reguler tersebut, di jual dengan harga Rp 450.000 per tiket, sementara untuk kereta bisnis dijual dengan harga Rp 180.000 per tiket.

haw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…