Minggu, 8 Agustus 2010 14:00 WIB Solo Share :

Telat perpanjang KTP didenda Rp 15.000

Solo (Espos)–Keterlambatan perpanjangan kartu tanda penduduk (KTP) rencananya akan dikenai denda senilai Rp 15.000. Pemberian denda itu masih dalam pembahasan Pansus Raperda Administrasi Kependudukan (Adminduk) DPRD Solo.

Wakil Ketua Pansus Adminduk, Zaenal Arifin menjelaskan, pemberian denda itu sudah dimasukkan dalam draf Raperda yang saat ini masih dalam pembahasan di DPRD Solo. “Sudah ada dalam drafnya. Ini masih akan dikaji lagi seperti apa. Rencananya dendanya memang Rp 15.000,” ungkap Zaenal kepada wartawan di Serengan, Minggu (8/8).

Dia mengatakan, meski ada rencana pemberian denda bagi keterlambatan perpanjangan KTP, namun tetap ada masa toleransi bagi warga yang terlambat memperpanjang KTP. Masa toleransi yang diberikan adalah 14 hari. Zaenal mengungkapkan, adanya rencana pemberikan denda bagi keterlambatan perpanjangan KTP itu dilakukan agar administrasi kependudukan terdata dengan baik, terutama KTP dan kartu keluarga (KK).

dni

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pribumi dalam Kuasa Kata

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (26/10/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, pengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com.  Solopos.com, SOLO–Pada 19 juli 1913 terbit artikel berjudul Als ik een Nederlander was (Andai Saya…