Minggu, 8 Agustus 2010 21:15 WIB Boyolali Share :

Polres terus lakukan penyuluhan soal petasan

Boyolali (Espos)–Jajaran Polres Boyolali akan terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak membunyikan ataupun transaksi pembelian petasan.

Polres Boyolali juga bakal menindak tegas para penjual dan pembeli mercon selama bulan Ramadan. Langkah itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan ketentraman masyarakat selama bulan Ramadan.

“Kami akan terus melakukan operasi untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat Boyolali dalam melaksanakan bulan Ramadan,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib kepada wartawan di Boyolali, Sabtu (7/8).

Ditambahkan Kapolres, selama bulan Ramadan diakuinya akan bertambah jumlah penjual dan pembeli petasan. Pihaknya akan terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak membunyikan ataupun transaksi pembelian petasan.

“Petasan memang sangat berbahaya. Tidak hanya bagi penyulut, tetapi juga warga yang ada di sekitar lokasi petasan. Sehingga kami terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak membunyikan petasan,” tambah dia.

fid

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…