Minggu, 8 Agustus 2010 02:16 WIB Sport Share :

MU vs Chelsea, sama-sama cari modal awal

London--Laga tradisional Community Shield tidak sekadar menawarkan gengsi. Kepingan gelar di awal musim juga menyuntikkan energi positif menuju babak baru Liga Premier.

Ya, modal psikologis itulah yang diburu Chelsea dan Manchester United (MU) dalam duel ritual pembuka Liga Premier di Stadion Wembley, Minggu (8/8). Sang pemenang dijamin bakal lebih pede menyongsong kerasnya persaingan musim 2010/11.

Bagi manajer United Sir Alex Ferguson maupun bos Chelsea Carlo Ancelotti, partai tersebut juga menjadi kesempatan terakhir untuk mengukur aksi anak asuh mereka sebelum melakoni partai perdana Liga Premier pekan depan. Apalagi, sebagian bintang kedua klub harus tampil di laga persahabatan internasional pada tengah pekan ini.

Musim lalu, Chelsea menancapkan dominasi di Inggris dengan merebut trofi Liga Premier dan Piala FA. Gara-gara itulah, partai Community Shield yang seharusnya mempertemukan jawara kedua ajang bergengsi itu harus mencari penantang bagi The Blues. Jatah tersebut jatuh ke peringkat dua liga yang musim lalu ditempati Setan Merah.

Dalam tiga edisi terakhir Community Shield, sang pemenang selalu berlanjut menjadi jawara Liga Premier. Chelsea dan United juga saling jegal musim lalu, dimana The Blues menang 4-1 melalui adu penalti. Ternyata mitos benar-benar terbukti karena Chelsea akhirnya sukses menggagalkan mimpi United juara liga empat kali beruntun. Di klasemen akhir, kedua tim hanya dipisahkan gap satu angka.

Manajer Chelsea Carlo Ancelotti meyakini pentingnya membangun momentum di awal musim. Tak heran, klub London Barat itu ngotot memburu hasil maksimal di Wembley.
“Saya pikir pertandingan ini penting bagi kedua tim karena menjadi kesempatan untuk mengalisa kekuatan dan kami ingin melihat sejauh mana kondisi tim. Lagipula Manchester United selalu menjadi lawan yang sulit,” ungkap Ancelotti, seperti dilansir yahoosports.com, Sabtu (7/8).

“Kami ingin melakukan yang terbaik karena Manchester United akan menjadi lawan terpenting musim ini, sama seperti musim lalu. Saya rasa kami perlu menang karena kami kalah dalam dua laga pramusim. Kami tidak gembira atas kekalahan itu. Kami harus kembali menang dan mulai dengan baik,” sambung arsitek berkebangsaan Italia itu.

Striker Nicolas Anelka dipastikan mengisi peran Didier Drogba yang belum fit benar, sedangkan kiper Hilario menggantikan Petr Cech yang masih cedera. Trio Inggris  John Terry, Frank Lampard dan Ashley Cole juga masuk skuat utama.

Meski tanpa Drogba dan Cech, kubu United tetap memasang radar kewaspadaan maksimal. Ferguson, yang tak bisa menurunkan Michael Carrick akibat cedera, enggan gegabah dan mengambil risiko.

“Dengan pengalaman yang dimiliki Chelsea, Anda harus melihat mereka sebagai ancaman terbesar. Mereka memenangi liga dan Piala FA musim lalu. Saya tidak memahami mengapa semua orang berpikir semuanya telah berubah. Chelsea sarat pengalaman dan Anda tak bisa mengabaikan mereka,” tukas Ferguson.

Sama seperti Chelsea, tim Manchester Merah tersebut juga kurang impresif sepanjang pramusim. Pasukan muda United masih angin-anginan, sehingga sempat menelan kekalahan dalam tur di Amerika Utara.

yms

Lowongan Pekerjaan
PT. Hutama Karya (Persero), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…