Minggu, 8 Agustus 2010 22:37 WIB News Share :

Gubernur sinyalir ada praktik percaloan

Semarang (Espos)–Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Bibit Waluyo mensinyalir adanya praktik percaloan pada kasus hilangnya saldo uang pembayaran ganti rugi tanah milik 99 warga Jatirunggo senilai Rp 13,5 miliar di kantor cabang pembantu (KCP) Bank Mandiri, Undup Tembalang Semarang.

Kasus percaloan tersebut, sambung Bibit harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, termasuk masyarakat agar ke depan tak terjadi lagi.

Bila masyarakat mengetahui, kalau lahan milik mereka akan digunakan pemerintah untuk proyek pembangunan agar langsung melakukan negosiasi dengan negoisasi dengan rim bembebasan tanah (TPT).

Demikian disampaikan Gubernur kepada wartawan di sela seni budaya HUT ke-60 Provinsi Jateng, di Semarang, Sabtu (7/8).

Selain itu, Gubernur menyatakan, ganti rugi tanah milik 99 warga Desa Jatirunggo, Kabupaten Semarang untuk lahan Perhutani yang terkena proyek tol Semarang-Solo sudah selesai.

“Sudah selesai, harga pembayaran ganti rugi kepada warga senilai Rp 50 ribu per meter persegi, sesuai dengan kajian tim aprasial (penaksir),” katanya.

oto

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Universitas Prasetiya Mulya Tawarkan Program Pendidikan Ini ke Semarang

Universitas Prasetiya Mulya menawarkan program pendidikan yang sarat dengan entreprenurship atau kewirausahaan kepada warga Semarang. Solopos.com, SEMARANG — Universitas Prasetiya Mulya, Senin (16/10/2017), menggelar media launcheon di Kota Semarang, Jawa Tengah. Program pendidikan yang pekat dengan entreprenurship atau kewirausahaan pun…