Minggu, 8 Agustus 2010 19:00 WIB Sragen Share :

Ditjen LH terkesan dengan Pasar Bunder

Sragen (Espos)–Pejabat dari Direktorat Jenderal Lingkungan Hidup (Ditjen LH) terkesan saat mengunjungi Pasar Bunder, Sabtu (7/8) lalu.

Kepala UPTD Sragen Santosa menyatakan Pasar Bunder Sragen merupakan pasar paling sehat tingkat nasional dengan kelengkapan pos kesehatan, kebersihan MCK dan pengelolaan sampah.

“Dari sekian banyak pasar di Indonesia, hanya Pasar Bunder yang memiliki pos pelayanan kesehatan. Di samping itu, sebanyak 50 kuli panggul di pasar ini juga memiliki kesadaran untuk mengumpulkan dana sehat sekitar Rp 2.000/orang per bulan. Kesadaran seperti ini belum ada di sejumlah pasar lainnya, dan baru ada di Pasar Bunder,” tukas Santosa kepada Espos, Minggu (8/8).

Santosa bakal berupaka mengembangkan program dana sehat bagi sebanyak 125 orang kuli gendong di Pasar Bunder, karena program tersebut sangat efektif membantu para pekerja pasar untuk berobat.

Dari catatan pengelola pasar, dalam satu bulan ternyata maksimal hanya 10 orang yang berobat, sehingga masih ada dana cadangan bagi pekerja buruh kuli panggul.

trh

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…