Minggu, 8 Agustus 2010 20:28 WIB Wonogiri Share :

Acara tidak melulu terpusat di Giri Krida Bakti

Wonogiri (Espos)--Penyelenggaraan berbagai acara di Wonogiri  diharapkan tidak hanya terpusat Lapangan Giri Krida Bakti.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri diminta memperketat pemberian izin penyelenggaraan acara hiburan di Lapangan Giri Krida Bakti depan Rumah Dinas Bupati Wonogiri, khususnya yang digelar siang hari, lantaran dinilai sangat mengganggu lingkungan sekitar.

Kalaupun akan memberikan izin, Pemkab disarankan mengalihkan acara itu ke tempat lain, semisal Lapangan Sukorejo, GOR Giri Mandala, GOR Pringgodani atau Lapangan Bulusulur.

Selain agar tidak menggangu sarana peribadatan dan perkantoran, pengalihan acara ke lapangan-lapangan itu juga untuk memecah perhatian masyarakat sehingga tidak melulu terpusat di Lapangan Giri Krida Bakti.

Salah seorang warga Wonogiri, Haryanto, yang dijumpai Espos di Masjid Agung Takwa, Minggu (8/8), berkeluh kesah tentang acara hiburan musik dan kesenian, Sabtu (7/8) siang lalu.

“Saya heran dengan acara kemarin itu (Sabtu). Acara seperti itu mestinya jangan digelar di siang hari, pada hari kerja pula, di lapangan yang sangat berdekatan dengan masjid, gereja dan perkantoran pemerintah. Saya kebetulan salat di masjid ini kemarin dan merasa sangat terganggu. Pemerintah mbok yang tegas,” katanya.

shs

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Tirtakencana tatawarna, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…