Sabtu, 7 Agustus 2010 18:35 WIB News Share :

Wapres
Peran pers tidak tepat, rusak sistem

Bogor–Wakil Presiden Boediono mengingatkan peran pers yang tidak tepat dan profesional bisa merusak sistem kenegaraan, sehingga wartawan dituntut meningkatkan integritas dan profesional.

“Apapun kalau informasi yang disampaikan tidak pas maka bisa merusak seluruh sistem,” kata Wapres Boediono, di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (7/8).

Hal tersebut dikemukakan Wapres Boediono saat bersilaturahmi dengan puluhan wartawan yang sehari-hari meliput di lingkungan Istana Wapres.

Menurut Wapres, jika ada pihak yang mengatakan pilar keempat demokrasi adalah pers, sesungguhnya sangat betul dan bukan basa-basi, sehingga peran pers sangat penting untuk masa depan sistem ekonomi demokrasi.

“Informasi harus memiliki nilai dan bukan hanya kata-kata dan harus memiliki kebenaran. Saya yakin fungsi itu harus tetap melekat pada setiap wartawan,” kata Boediono.

Wapres menekankan kembali, fungsi dan peran wartawan yang harus menyampaikan kebenaran informasi jangan sampai dilupakan, karena apapaun kalau disampaikan info yang tidak pas maka rusak seluruh sistem.

Untuk itu, lanjut Boediono mengingatkan, wartawan harus tetap bekerja secara profesional dan memiliki integritas, berita juga bukan suatu yang transaksional.

Satu hal yang perlu diingat oleh para wartawan, kata Wapres, adalah memiliki aset yang harus mampu dipercaya dan itu merupakan aset yang luar biasa.

“Kepercayaan itu sangat penting, peliharalah kepercayaan itu. kalau belum punya harus dipupuk dan dikembangkan,” tutur Wapres.

ant/rif

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…