Sabtu, 7 Agustus 2010 01:33 WIB Sport Share :

Terindikasi pemalsuan data, 12 pemain tereliminasi

Solo (Espos)--Jelang Liga Bocah II 2010 antar-Sekolah Sepak Bola se-Jawa, panitia penyelenggara (Panpel) mengeliminasi 12 pemain dari berbagai SSB.

Para pemain yang tidak lolos kualifikasi ini merupakan para peserta yang berasal dari Korwil V Soloraya. Mereka batal  mengikuti turnamen karena terindikasi memalsukan data dan usia.

“Setelah melalui pemeriksaan data-data, baik akte kelahiran maupun kartu keluarga, ke-12 pemain ini tidak memenuhi syarat. Yang lolos adalah para pemain yang memiliki tahun kelahiran 1999 atau 2000,” ungkap ketua Panpel, Agus Saparno saat dijumpai <I>Espos<I> di Stadion Manahan, Jumat (6/8).

Lebih lanjut Agus juga mengaku bahwa selain melalui data-data surat, yang pihak Panpel juga menggunakan referensi dari kedokteran untuk menyeleksi para pemain. Melalui pemeriksaan dokter gigi akan diketahui usia para pemain, apakah memenuhi syarat atau tidak.

m89

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…