Sabtu, 7 Agustus 2010 11:32 WIB News Share :

Presiden
Jangan berlebihan bangun rumah dinas

Pangalengan— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan para pemimpin daerah di seluruh Indonesia untuk tidak berlebihan dalam menggunakan anggaran guna pembangunan rumah dinas dan pembelian mobil dinas.

“Saya ingatkan para gubernur di seluruh Indonesia kalau membangun rumah-rumah pejabat, mobil-mobil, janganlah berlebihan,” kata Presiden saat meninjau Sekolah Unggulan Cinta Kasih 1 dan 3 di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/8).

Menurut Kepala Negara, dengan tidak berlebihan dalam penggunaan anggaran tersebut maka akan dapat dihemat triliunan rupiah untuk kepentingan rakyat. Dana tersebut, kata Presiden, dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan rakyat dan pengurangan kemiskinan.

Kepala Negara mengatakan, dana APBN yang saat ini telah mencapai Rp 1.000 triliun tidak bermanfaat maksimal jika tidak benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan itu Presiden melakukan peninjauan ke SD Unggulan Cinta Kasih Pangalengan.
Peninjauan ke sekolah itu adalah bagian dari kunjungan kerja Presiden Yudhoyono ke Provinsi Jawa Barat selama dua hari, 6 dan 7 Agustus.

Kedua sekolah tersebut adalah satu dari sejumlah sekolah di Provinsi Jawa Barat yang mengalami kerusakan berat akibat bencana gempa bumi 2 September 2009.

Seusai melakukan peninjauan ke kedua SD itu, Presiden melakukan peninjauan ke Sekolah Calon Tamtama Rindam III Siliwangi.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…